Jam Tiga Sore Tadi Tuhan Sudah Pergi

Oleh: Hujan

jam tiga sore tadi
tuhan telah perkosa anaknya di atas kayu salib

di golgota, minyak menetes dan menghilang di balik
kantong cukong-cukong pertamina

“Bapa, anakmu telah syahid menjadi martyr bagi
kebijakan yang kau buat.”

Dia, yang tercekik mati mengantri berebut minyak tanah
di Depo milik orang china.

jam tiga sore tadi
tuhan telah meneteskan minyaknya ke tanah golgota,
“tanah kesuburan dan penderitaan bani adam”

Dia, yang tercekik mati tertimpa tanki minyak. dengan
kaos kutang melongo menanti uang ngantri singgah di
depan dapurnya yang menyala

“beri kompensasi, beri sepotong roti”

tuhan telah pergi pukul tiga sore tadi

dengan kasih, Magdalena menutup tubuh ringkih si
tukang kayu yang mati tertimbun dana kompensasi.”telah
kujual keperawananku demi sepotong kaffan dan seliter
minyak tanah,”

“Tuhan, perkosa aku,” pintanya!

Maardhatillah, 4 Oktober 2005

One Response to “Jam Tiga Sore Tadi Tuhan Sudah Pergi”

  1. untung aja t hurup kecil. beda maknanya dengan T hurup besar.
    jaga hati n jaga lidah

Leave a Reply