separuh waktu, istriku.

Oeh: Deepee

Kita masih disini
Mendekap dingin dan menatap rembulan yang sama.

Setengah putaran waktu habis kita teguk
Kau masih menuntunku
Meski lelah tubuhmu, ku tahu.

Cahaya perak menampakkan putih helai rambutmu
Duka dan bahagia. airmata dan cinta, jelas terlukis disitu.

Bahumu tak lagi setegar dulu
Namun masih kau tampung tangisku
Meski dapat kubaca jelas perih dimatamu.

Kelak, sajak-sajak kasihmu akan membeku di dinding batu
Dibawah senja yang selalu kau suka
Diantara harum kamboja.

Kau masih disini, bersamaku,
mendekap dingin yang segera hilang
Menatap rembulan yang akan pulang
Menyambut pagi ke-sekian
Mengucap doa kesejahteraan, lalu
rebah diatas rerumputan basah
pasrah mendekap sisa usia.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.