Berbakti pada Orang Tua

Adik-adikku,
Suatu masa di Jazeerah Arabia, hiduplah seorang tua bernama Umar. Umar adalah
orang yang taat beragama dan bersahaja. Hubungan baik diperlihatkannya kepada
tetangganya. Gemar menolong dan sopan santun terjaga adalah sifatnya.

Tingki Ni Pidari, Tuanko Rao Hingga Rehabilitasi

Pongkinangolngolan Sinambela Gelar Tuanku Rao, Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak 1816-1833
Penulis : Mangaradja Onggang Parlindunga
Penerbit : LkiS
Tebal : iv + 692 hal
Setelah sempat terkubur lama, terbiaskan oleh kesimpangsiuran yang terjadi di dalam tradisi oral di Indonesia, maka perlahan kisah Tuanku Rao mulai kembali meruak bangkit dari kelamnya sejarah. Adalah Mangaradja Onggang Parlindungan [...]

Catatan Akhir Pekan: Supersemar

Oleh: Teguh Santosa
Tindakan Soeharto menyelewengkan Surat Perintah 11 Maret 1966 sangat menyakiti perasaan Bung Karno. Sejumlah petinggi militer yang masih setia pada Soekarno ketika itu pun merasa geram. Mereka meminta agar Soekarno bertindak tegas dengan memukul Soeharto dan pasukannya. Tetapi Soekarno menolak.
SOEKARNO tak mau terjadi huru-hara, apalagi sampai meli­batkan tentara. Perang saudara, menurut Soekarno, adalah [...]

Ketika Penyair Mencari Ruang

Oleh: Palupi Panca Astuti
Hidup sebagai penyair bukanlah profesi menarik atau menjadi pilihan bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Sulitnya menerbitkan buku-buku khusus berisi puisi atau syair-syair sastra di industri perbukuan Tanah Air menjadi salah satu sebab eksistensi penyair sukar mengakar di masyarakat.

Resensi Tembang Bukit Kapur

Oleh : Rini Nurul Badariah
Penulis: Titon Rahmawan dkk
Penerbit: Escaeva
Tebal: viii + 194 halaman
Cetakan: I, Desember 2007
Beli di: Escaeva
Harga: 30 ribuan
Skor: 8
Ketika Ajang Kreasi Kumpulan Cerpen diadakan oleh Penerbit Escaeva bekerjasama dengan Bukukita.com tahun lalu, disyaratkan bahwa naskah yang masuk bertema sosial dan kehidupan. Setelah juri bekerja keras menyeleksi lebih dari seribu naskah, terpilihlah dua [...]

Sejarah Sastra Kanonisasi dan yang Terlupakan

Oleh: Sudarmoko
Sejarah sastra Indonesia, seperti halnya sejarah sosial lainnya,
masih belum memperlihatkan kondisi yang sebenarnya. Bangunan sejarah
sastra Indonesia rumpang di sejumlah bagian. Ini diakibatkan oleh
studi sastra yang berpedoman pada kanonisasi dan kategorisasi
sastra, pengukuhan periodeisasi yang telah ditulis sebelumnya, di
samping juga karena keterbatasan sumber data dan kritikus yang ada.

Menyingkap Batas Sastra

Oleh: Fransisca Ria Susanti
HONG KONG – Sepanjang Bulan Maret ini, Hong Kong menggelar Festival Sastra 2008 (The Man Hong Kong International Literary Festival 2008) dengan mengundang puluhan penulis mancanegara, termasuk Indonesia.

Sekilas Sastra Media Maya

Setelah teknologi internet merambah dunia pada tahun 1995, dibarengi tersedianya beberapa fasilitas email dan komunitas grup gratis dari Yahoo, perusahaan jasa internet global terbesar, maka makin maraklah mailing list (milis) bermunculan mulai dari grup ekonomi, politik sampai dunia sastra. Grup sastra lebih banyak diminati anggota dengan latar belakang multi disiplin ketimbang grup lainnya.

Soeharto, Semar dan Supersemar

Oleh: Haryo S.
Apa yang penting diingat di bulan Maret? Tentu saja Surat Perintah Sebelas Maret.  Tepat 42 tahun yang lalu, Surat Perintah dari Presiden Soekarno yang ditujukan kepada Letnan Jenderal Soeharto, Menteri Panglima Angkatan Darat ditandatangani di Istana Bogor. Isinya sudah banyak yang mengetahui tapi perlu dipelajari kembali karena tidak pernah dilaksanakan secara baik dan [...]