Posted on Mei 6, 2009 by kapasmerah
DIarsipkan di bawah: Artikel | 1 Komentar »
Posted on November 27, 2008 by kapasmerah
Medan, (Analisa)
Ribuan naskah budaya Batak kini banyak disimpan di luar negeri di antaranya seperti Belanda dan Jerman.
Hal ini disampaikan ahli Sastra Batak dari Belanda, Dr Uli Kozok ketika bertemu dengan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Baperasda) Sumut, Drs Syaiful Syafri MM di Ruang Gigital Baperasda Sumut, Jalan Brigjen Katamso Medan, Selasa (25/11). Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on November 27, 2008 by kapasmerah
Dari Sastra Reboan#8
Semua kreativitas seni, tidak hanya puisi, menurut Suluk Demak harus
muncul dari `kahanan’. Kreator harus selalu berada dalam keadaan,
tidak berada dalam khayalan, tidak dalam teori tapi masuk dalam
kahanan itu dengan modal kepedulian. Dengan demikian dia akan
mendapatkan pergaulan kharismatik, masuk dalam kontekstualitas. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on November 27, 2008 by kapasmerah
Oleh: Hujan
“JADI je pikir, je itu Robin Hood dari hutan Sherwood, hah?”
Saiman masih terduduk menahah pedih air hujan yang membasahi luka di sekitar pelipis matanya. Sementara macan putih yang terajah di dada kiri Saiman terus dibasahi hujan dan darah yang mengucur deras. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on November 27, 2008 by kapasmerah
Oleh: SP/Alex Suban
Elizabeth mempersiapkan putranya, Adit menunggu bus antarjemput di Ciputat, Banten. Agar tiba tepat waktu di sekolahnya kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bus sekolah datang sekitar pukul 06.00 Wib.
Setiap Senin hingga Jumat, Suryani Waruwu harus bangun pukul 04.00 WIB. Rutinitas seperti itu sudah dia jalani selama lima tahun lebih, termasuk pada hari guru tanggal 25 November ini. Meskipun bangun pukul 04.00 WIB dengan berbagai persiapan yang harus dilakukan, Suryani akan tiba di SMAK 3 Penabur Jakarta Pusat, tempatnya mengajar pukul 06.30 WIB, sementara sekolah dimulai pukul 07.00 WIB. Itu pun jika jalan tidak macet.
Tak terbayangkan jika Pemprov DKI Jakarta menerapkan aturan masuk sekolah pukul 06.30 WIB. Jam berangkat harus lebih pagi lagi. Itu berarti jam bangun pagi juga harus makin pagi pula. Saat berangkat anak masih tidur, pulang mengajar anak sudah nyenyak terlelap. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2008 by kapasmerah
Sumber: (Indonesia Media Online-2001)
Dipetik dari artikel Kompas
Jenderal Soeharto Menuju Tahta Kekuasaan
Persepsi, itulah yang memberi makna atas suatu realitas. Fakta yang sama dapatberbeda maknanya secara diametris akibat sudut pandang yang tidak sama. Makna sulit dikompromikan, terlebih jika dibalut ideologi. Peristiwa G30S, misalnya,bagi bangsa Indonesia dianggap sebagai pengkhianatan Pancasila. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2008 by kapasmerah
Sumber: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0811/25/sh02.html
Jakarta – Data yang mengatakan mantan perdana menteri Adam Malik sebagai Agen CIA dinilai sangat lemah karena hanya berasal dari satu narasumber. Buku itu sebaiknya disikapi secara dewasa, sebagai bagian dari proses pendewasaan bangsa. Sejarawan Anhar Gonggong mengemukakan hal itu kepada SH, Senin (24/11).
Anhar berharap masyarakat tidak perlu terlalu reaktif menyikapi isi buku tersebut. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on November 24, 2008 by kapasmerah
Senin, 24 November 2008 | 19:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta : Putri mendiang mantan Wakil Presiden RI Adam Malik, Antarini Malik, menuding penulis buku ‘Legacy of Ashes, the History of CIA’ hanya mencari sensasi dengan menyebut ayahnya sebagai agen rahasia CIA. “Penulisnya hanya ingin bukunya laris,” katanya saat dihubungi Tempo, Senin (24/11). Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on November 17, 2008 by kapasmerah
Oleh: Teuku Kemal Fasya
Apabila bulan tersenyum/ Di atas bumi merdeka/ Dia adalah wajah Tjut Nyak Dhien Apabila angin berembus / Membelai bumi Mugo yang suci/ Dia adalah nafas Tjut Nyak Dhien (Balada Tjut Nyak Dhien, WS Rendra) Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »